Sarasehan Menteri PU Bersama Purna Bakti, Perkuat Ikatan Lintas Generasi Insan PU
Sarasehan Menteri PU Bersama Purna Bakti, Perkuat Ikatan Lintas Generasi Insan PU
(Rangkaian Hari Bakti PU ke-80)
Dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-80, Kementerian Pekerjaan Umum menyelenggarakan Sarasehan Menteri PU bersama para Pensiunan PU pada 28 November 2025 bertempat di Auditorium Kementerian PU.
Acara ini dihadiri oleh Menteri PU Dody Hanggodo, jajaran pimpinan Kementerian PU, Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Persatuan Kementerian PU, para senior/sesepuh purna bakti PU, serta perwakilan generasi muda dari seluruh unit organisasi.
Sekitar 250 peserta hadir, termasuk lebih dari 100 pensiunan PU, menjadikan forum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog lintas generasi yang sarat nilai kebersamaan, keteladanan, dan transfer kebijaksanaan.
Acara berlangsung khidmat namun hangat, berkat kolaborasi Sekretariat Jenderal Kementerian PU bersama Ikatan Pensiunan PU (IPPU).
Memperkuat Ikatan Batin Keluarga Besar PU
Dalam laporan pembukaan, Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, menegaskan bahwa sarasehan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh hubungan batin antar insan PU lintas generasi.
“Melalui kebersamaan ini, kita membangun harmoni yang berkelanjutan, sebagai pondasi suasana kerja yang sehat dalam mengemban amanah besar pembangunan nasional,” ujarnya.
Menteri PU : Inovasi dan Integritas adalah Kunci
Dalam sambutan utama, Menteri PU Dody Hanggodo mengaitkan semangat heroik Sapta Taruna dengan tantangan pembangunan infrastruktur masa kini dan masa depan.
Beliau menegaskan arah strategis PU 608, yaitu: menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6%, mendorong pengentasan kemiskinan menuju 0%, dan mengejar pertumbuhan ekonomi nasional 8% melalui efisiensi dan kualitas infrastruktur.
Pesan Menteri tegas dan jelas: “Inovasi dan integritas adalah kunci utama mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan dan berkeadilan.”
Di hadapan para senior, Menteri PU juga menyampaikan bahwa tantangan besar kementerian hari ini justru menegaskan pentingnya kehadiran para senior/sesepuh.
“Kita lahir dari rahim yang sama: Kementerian PU. Walaupun telah purna bakti, pengabdian tidak berhenti, pengalaman dan kebijaksanaan para senior menjadi penopang generasi muda PU.” Menteri PU menyampaikan tiga harapan kepada para purna bakti:
- Terus memberikan masukan konstruktif demi penyelenggaraan infrastruktur yang berkualitas dan berdampak luas.
- Menjadi sumber inspirasi dan energi moral bagi generasi penerus dalam menghadapi kompleksitas pembangunan.
- Mewariskan keteladanan nilai luhur: integritas, kejujuran, disiplin, dan etos kerja yang telah mengharumkan nama PU dari Sabang hingga Merauke.
Pesan Emas Sesepuh PU : Pintar dan Rukun
Momen reflektif hadir melalui pesan penuh makna dari Menteri PU periode 2004–2014, Bapak Djoko Kirmanto, yang mewakili para purna bakti. Beliau menegaskan:
“Orang PU banyak yang pintar. Tapi yang jauh lebih penting: pintar dan rukun. Harus rukun.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kompetensi teknis harus selalu berjalan seiring dengan soliditas organisasi.
Pesan kedua yang tak kalah kuat: “Kalau tidak bisa membantu, lebih baik diam. Jangan mengganggu.” Sebuah nasihat sederhana namun tegas tentang pentingnya sikap konstruktif demi menjaga marwah dan efektivitas institusi.
PU Peduli : Kepedulian yang Dirasakan Nyata
Suasana menjadi haru pada sesi PU Peduli, sebagai bentuk nyata perhatian Kementerian PU dan DWP Persatuan Kementerian PU terhadap kesejahteraan para purna bakti.
Secara simbolis, Menteri PU Bapak Dody Hanggodo didampingi Penasehat DWP Persatuan Ibu Irma Dody Hanggodo menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada perwakilan pensiunan yang hadir mewakili di auditorium.
Bantuan tersebut menjangkau 98 penerima di 18 wilayah, berupa 38 kursi roda, 18 alat bantu dengar, 6 walker, 20 korset punggung/pinggang, 15 tongkat kaki, dan 1 hailicare.
Bantuan ini diharapkan membantu para purna bakti menjalani masa pensiun dengan lebih nyaman dan mandiri.
Sebagai bagian dari program kegiatan PU Peduli, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti bersama perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menyalurkan 200 paket sembako kepada petugas keamanan dan kebersihan Kementerian PU.
IPPU : Terima Kasih dan Doa untuk Kementerian PU
Menutup acara, Ketua Umum IPPU, Widiarto, menyampaikan terimakasih serta apresiasi mendalam kepada Menteri PU dan seluruh jajaran atas perhatian tulus kepada para pensiunan melalui program PU Peduli.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai kado terindah bagi IPPU yang memasuki usia emas 50 tahun pada 3 Desember 2025, IPPU di-ikrarkan pada Hari Bakti PU, 3 Desember 1975, dan kini telah berkembang menjadi organisasi dengan 35 wilayah serta lebih dari 12.000 anggota yang terdata. Dari jumlah tersebut, sekitar 9% atau 1.110 anggota berada dalam kategori pra-sejahtera dan membutuhkan perhatian bersama.
Menutup sambutannya, Ketua Umum IPPU mendoakan agar Menteri PU beserta seluruh jajaran diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberhasilan dalam mengemban amanah pembangunan infrastruktur nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.